TUGAS PENGETAHUAN LINGKUNGAN
(
KECELAKAAN KERJA )
Disusun Oleh:
Nama : Mohamad Yusuf
NPM : 34416481
Kelas : 3ID11
Dosen : Adi
Pramudyo
JURUSAN TEKNIK INDUSTRI
FAKULTAS TEKNOLOGI
INDUSTRI
UNIVERSITAS GUNADARMA
BEKASI
2019
Empat
karyawan pabrik gula rafinasi PT Dharmapala Usaha Sukses, Cilacap, Jawa Tengah,
Rabu (29/7/2009), tewas akibat kecelakaan kerja. Peristiwa bermula saat lima
karyawan bagian kebersihan, yakni Feri Kisbianto (25), Karsito (30), Puji Sutrino
(27), Jumono (35), dan Adi Purwanto (27), sedang bertugas membersihkan
sisa-sisa produksi di Turbin Seed R1 (pengolahan) sekitar pukul 10.30. Sebelum
pekerjaan itu selesai, tiba-tiba seorang karyawan bagian processing bernama Ridho menyalakan keran uap gula yang bersuhu
sekitar 400 derajat celsius ke arah turbin tersebut. Akibatnya, lima karyawan
yang masih membersihkan Turbin Seed R1 langsung berteriak kesakitan. Nasib yang beruntung dialami oleh Adi Purwanto karena
ia berhasil diselamatkan, sedangkan empat karyawan lainnya meninggal di lokasi
kejadian dalam kondisi badan melepuh.
Semua
korban meninggal berhasil dievakuasi sekitar pukul 12.00 dan jenazahnya segera
dilarikan ke RSUD Cilacap. Seorang saksi
mata, Udin, mengatakan, uap gula tersebut mengucur dari keran selama tiga
menit. "Empat korban langsung meninggal di tempat itu," katanya. Menurut
dia, karyawan bagian pemrosesan yang menyalakan keran tersebut sempat dikeroyok
oleh karyawan lainnya karena dianggap seharusnya mengetahui jika ada karyawan
yang sedang bertugas membersihkan turbin sejak lima hari lalu.
Faktor
penyebab kecelakaan kerja, penyebab dasar kecelakaan kerja adalah kelalaian seseorang, kesalahan terletak
pada karyawan processing. Menanggapi
kecelakaan yang telah menewaskan empat orang tersebut, seharusnya karyawan processing bersikap lebih hati-hati dan
teliti yaitu dengan memastikan bahwa tangki gula krsital tersebut telah kosong
serta aman dialirkan uap ke dalamnya, maka mungkin kecelakaan kerja tersebut
tidak akan terjadi. Karyawan saat memasuki tangki seharusnya juga menggunakan
alat pelindung diri agar terhindar dari kecelakaan kerja.
Penyebab
kecelakaan yang lain adalah kurangnya pengawasan manajemen dalam bidang keselamatan
dan kesehatan kerja pada perusahaan tersebut. Beberapa tindakan perusahaan yang
bisa dilakukan adalah dengan meletakkan kamera di sekitar alat tersebut
sehingga karyawan processing dapat
memastikan bahwa di dalam tangki benar-benar tidak ada orang. Tindakan yang lain
yang dapat dilakukan yaitu pada tangki
tersebut dapat dipasang sebuah alat pendeteksi di mana apabila di dalam tangki
masih terdapat orang atau benda asing, maka ada sebuah lampu yang menyala yang
mengindikasikan di dalam tangki tersebut terdapat orang atau benda asing.
Sumber

Tidak ada komentar:
Posting Komentar