Minggu, 30 Juni 2019

Kecelakaan Kerja


TUGAS PENGETAHUAN LINGKUNGAN
( KECELAKAAN KERJA )




Disusun Oleh:

Nama  : Mohamad Yusuf
NPM    : 34416481
Kelas   : 3ID11
Dosen  : Adi Pramudyo






JURUSAN TEKNIK INDUSTRI
FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI
UNIVERSITAS GUNADARMA
BEKASI
2019

Empat karyawan pabrik gula rafinasi PT Dharmapala Usaha Sukses, Cilacap, Jawa Tengah, Rabu (29/7/2009), tewas akibat kecelakaan kerja. Peristiwa bermula saat lima karyawan bagian kebersihan, yakni Feri Kisbianto (25), Karsito (30), Puji Sutrino (27), Jumono (35), dan Adi Purwanto (27), sedang bertugas membersihkan sisa-sisa produksi di Turbin Seed R1 (pengolahan) sekitar pukul 10.30. Sebelum pekerjaan itu selesai, tiba-tiba seorang karyawan bagian processing bernama Ridho menyalakan keran uap gula yang bersuhu sekitar 400 derajat celsius ke arah turbin tersebut. Akibatnya, lima karyawan yang masih membersihkan Turbin Seed R1 langsung berteriak kesakitan. Nasib yang beruntung dialami oleh Adi Purwanto karena ia berhasil diselamatkan, sedangkan empat karyawan lainnya meninggal di lokasi kejadian dalam kondisi badan melepuh.
Semua korban meninggal berhasil dievakuasi sekitar pukul 12.00 dan jenazahnya segera dilarikan ke RSUD Cilacap. Seorang saksi mata, Udin, mengatakan, uap gula tersebut mengucur dari keran selama tiga menit. "Empat korban langsung meninggal di tempat itu," katanya. Menurut dia, karyawan bagian pemrosesan yang menyalakan keran tersebut sempat dikeroyok oleh karyawan lainnya karena dianggap seharusnya mengetahui jika ada karyawan yang sedang bertugas membersihkan turbin sejak lima hari lalu.
Faktor penyebab kecelakaan kerja, penyebab dasar kecelakaan kerja adalah kelalaian seseorang, kesalahan terletak pada karyawan processing. Menanggapi kecelakaan yang telah menewaskan empat orang tersebut, seharusnya karyawan processing bersikap lebih hati-hati dan teliti yaitu dengan memastikan bahwa tangki gula krsital tersebut telah kosong serta aman dialirkan uap ke dalamnya, maka mungkin kecelakaan kerja tersebut tidak akan terjadi. Karyawan saat memasuki tangki seharusnya juga menggunakan alat pelindung diri agar terhindar dari kecelakaan kerja.
Penyebab kecelakaan yang lain adalah kurangnya pengawasan manajemen dalam bidang keselamatan dan kesehatan kerja pada perusahaan tersebut. Beberapa tindakan perusahaan yang bisa dilakukan adalah dengan meletakkan kamera di sekitar alat tersebut sehingga karyawan processing dapat memastikan bahwa di dalam tangki benar-benar tidak ada orang. Tindakan yang lain yang dapat dilakukan yaitu  pada tangki tersebut dapat dipasang sebuah alat pendeteksi di mana apabila di dalam tangki masih terdapat orang atau benda asing, maka ada sebuah lampu yang menyala yang mengindikasikan di dalam tangki tersebut terdapat orang atau benda asing.

Sumber 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar