Sabtu, 28 Maret 2020

Cara Menyusun Bisnis


TUGAS SOFTSKILL KEWIRAUSAHAAN
CARA MENYUSUN BISNIS



Disusun Oleh :
Nama / NPM                           : Mohamad Yusuf       / 34416481
Kelas                                       : 4ID11
Mata Kuliah                            : Kewirausahaan #
Dosen                                     : Dini Tri Wardani 





JURUSAN TEKNIK INDUSTRI
FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI
UNIVERSITAS GUNADARMA
BEKASI
2020

Pengertian Bisnis
Bisnis merupakan suatu kegiatan yang dilakukan oleh perorangan maupun organisasi yang melibatkan aktivitas produksi, penjualan,  pembelian, maupun pertukaran barang/ jasa, dengan tujuan untuk mendapatkan keuntungan atau laba.
Kata “bisnis” berasal dari bahasa Inggris, yaitu “business” yang artinya kesibukan. Dalam konteks sederhana, yang dimaksud dengan kesibukan adalah melakukan suatu aktivitas atau pekerjaan yang memberikan keuntungan pada seseorang.
Pengertian Bisnis Menurut Para Ahli
Agar lebih memahami apa arti bisnis, maka kita dapat merujuk pada pendapat beberapa ahli. Berikut ini adalah pengertian bisnis menurut para ahli:
1. Hughes dan Kapoor
Menurut Hughes dan Kapoor, definisi bisnis adalah suatu kegiatan individu yang terorganisasi untuk menghasilkan dan menjual barang dan jasa guna mendapatkan keuntungan dalam memenuhi kebutuhan masyarakat.
2. Brown dan Pretello
Menurut Brown dan Pretello, pengertian bisnis adalah lembaga yang menghasilkan barang dan jasa yang dibutuhkan oleh masyarakat serta semua hal yang mencakup berbagai usaha yang dilakukan pemerintah maupun swasta tidak peduli mengejar laba ataupun tidak.
3. Jeff Madura
Menurut Jeff Madura, pengertian bisnis adalah perusahaan yang menyediakan produk atau layanan yang diinginkan oleh pelanggan.
4. L. R. Dicksee
Menurut L. R. Dicksee, definisi bisnis adalah suatu bentuk aktivitas yang utamanya bertujuan untuk memperoleh keuntungan bagi yang yang mengusahakan atau yang berkepentingan dalam terjadinya aktivitas tersebut.


Penggunaan kata “bisnis” dapat dibedakan menjadi tiga, tergantung skupnya. Kata bisnis dapat merujuk pada:
  • Badan Usaha, yaitu kesatuan Yuridis, teknis, dan ekonomis untuk mencari keuntungan.
  • Sektor Pasar Tertentu, misalnya pasar Modal.
  • Seluruh aktivitas pada komunitas produsesn barang dan jasa.
Dalam memulai bisnis lebih baik dimulai dari merencanakan rencana bisnis terlebih dahulu untuk memudahkan kita dalam memulai suatu bisnis.
Business Plan atau Perencanaan Bisnis merupakan pernyataan formal yang berisi tujuan berdirinya sebuah bisnis, alasan mengapa pendiri bisnis tersebut yakin tujuan tersebut bisa dicapai dan juga strategi atau rencana apa yang akan dijalankan guna mencapai tujuan tersebut. Rencana bisnis juga bisa mengandung informasi mengenai latar belakang organisasi atau tim yang bertanggung jawab untuk memenuhi tujuan itu.
Lalu, apa sebenarnya tujuan dibuatnya bisnis plan dan bagaimana cara yang harus dilakukan untuk menyusunnya? Berikut ini akan dijelaskan secara lengkap mengenai bisnis plan atau rencana bisnis ke depannya.

Fungsi Bisnis
Semua kegiatan bisnis berfungsi untuk membuat sesuatu yang awalnya kurang bernilai menjadi sesuatu yang bernilai tinggi dan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat setelah diolah.
Adapun beberapa fungsi bisnis adalah sebagai berikut:
Form Utility, yaitu fungsi produksi dimana sebuah bisnis menghasilkan suatu barang atau jasa yang dibutuhkan masyarakat. Misalnya, perusahaan furniture, perusahaan jasa keuangan.
Place Utility, yaitu fungsi distribusi dimana sebuah bisnis menyalurkan suatu barang/ jasa ke lokasi terdekat yang bisa dijangkau konsumen.
Possessive Utility, yaitu fungsi penjualan dalam bisnis.
Time Utility, yaitu fungsi penyimpanan dan pemasaran dalam bisnis, dimana barang pada saat itu kurang bermanfaat untuk nanti dikeluarkan pada saat barang tersebut lebih bermanfaat.

Menurut Steinhoff dalam bukunya The World Of Business (1979), ada tiga fungsi utama dari suatu bisnis, yaitu:
Acquiring Raw Material, yaitu untuk mencari bahan mentah.
Manufacturing Raw Materials Into Product, yaitu mengubah bahan mentah menjadi barang jadi.
Distributing Product to Consumers, yaitu untuk menyalurkan produk yang dihasilkan kepada konsumen.

Tujuan Bisnis
Tujuan utama dari semua bisnis adalah untuk mendapatkan laba dengan memproduksi barang dan jasa yang dibutuhkan oleh masyarakat. Adapun beberapa tujuan bisnis adalah sebagai berikut:Untuk memperoleh keuntungan dari kegiatan bisnis.
-            Untuk pengadaan barang ataupun jasa yang dibutuhkan oleh masyarakat.
-            Untuk mencapai kesejahteraan pemilik faktor produksi dan masyarakat.
-            Menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat.
-            Untuk menunjukkan eksistensi suatu perusahaan dalam jangka panjang.
-            Untuk meningkatkan kemajuan dan pertumbuhan ekonomi masyarakat secara umum.
-            Untuk menunjukkan prestise dan prestasi.

Tujuan Bisnis Plan
Bisnis plan sangat penting dilakukan karena memiliki beberapa tujuan utama yang dapat menguntungkan perusahaan ke depannya. Berikut ini beberapa tujuan dari adanya bisnis plan:
-            Membantu Anda agar tetap kreatif dan fokus pada tujuan yang telah ditetapkan saat awal ingin membuka sebuah bisnis.
-            Alat untuk mencari dana, sehingga Anda dapat mengatur keuangan  dan berhasil dalam bisnis.
-            Sarana komunikasi untuk menarik orang lain, pemasok, konsumen, dan penyandang dana. Hal ini akan membuat mereka mengerti tujuan dan cara operasional bisnis Anda.
-            Mempermudah untuk menjalankan usaha dengan mengetahui langkah-langkah praktis dalam menghadapi persaingan, membuat promosi, dan sebagainya, sehingga usaha akan lebih efektif dan menghasilkan keuntungan.
-            Membuat pengawasan lebih mudah dalam operasional yang akan dilakukan.

Cara Menyusun Bisnis Plan
Suatu perusahaan atau pelaku bisnis harus bisa memahami dan menyusun bisnis plan bagi perkembangan bisnis mereka. Berikut ini adalah beberapa cara atau langkah dalam menyusun bisnis plan dengan baik.
Kenali Bisnis
Pelajari dan pahami secara menyeluruh dan mendalam mengenai bentuk, potensi, dan segala tantangan yang ada pada bisnis. Dalam tahap ini Anda bisa menggunakan teknik analisis SWOT. Ini adalah langkah awal yang sangat penting untuk membangun bisnis yang sesuai dengan keinginan dan dapat memberikan keuntungan maksimal. Dengan mengenali bisnis yang dimiliki, Anda akan mengetahui langkah seperti apa ke depan dan memahami setiap resiko yang mungkin bisa terjadi.
Tentukan Arah
Pandangan yang terarah mengenai tujuan dan sasaran perusahaan memang harus dimiliki seluruh pebisnis. Dengan adanya arah yang jelas, maka Anda tak akan kesulitan nantinya dalam merancang alur dari rencana bisnis tersebut. Buatlah tujuan dan sasaran bisnis yang jelas dan terarah agar dapat mencapainya dengan lebih mudah.
Tentukan Target Bisnis
Dengan menentukan target bisnis plan yang tepat, Anda bisa menyesuaikan konten bisnis plan dengan baik dan benar. Misalkan target bisnis plan adalah klien, maka Anda harus menyusun rencana bisnis tersebut dengan lebih serius, mendalam, dan profesional. Dengan adanya target, Anda akan semakin terpacu untuk mencapai apa yang ditetapkan sedari awal.
Tulis Rencana Bisnis
Berikut adalah beberapa hal yang perlu dituliskan dalam bisnis plan:
-            Misi Bisnis
-            Ringkasan Efektif
-            Penawaran Produk atau Jasa
-            Target Pasar
-            Marketing Plan
-            Analisis Industri dan Tingkat Persaingan
-            Laporan Keuangan
-            Resume of Company Principal
-            Penawaran
-            Lampiran
Bisnis plan memang tidak wajib dilakukan pebisnis sebelum memulai usaha, namun ada baiknya untuk meluangkan waktu dalam menulis bisnis plan. Saat Anda mulai menulis bisnis plan, tanpa disadari Anda dapat mengetahui seberapa besar keinginan untuk membuka bisnis tersebut dan seberapa besar kesiapan Anda.
Tapi pada dasarnya, untuk menyusun sebuah Bussiness Plan yang baik, kita harus mencantumkan elemen berikut ini :

NAMA BISNIS ANDA
Hal pertama yang harus Anda cantumkan tentu saja nama bisnis Anda. Anda juga bisa menceritakan sedikit tentang bisnis Anda, latar belakang bisnis Anda, atau hal apa saja yang bisa menjelaskan tentang bisnis Anda. Singkat saja tidak usah panjang-panjang.

TUJUAN (VISI & MISI) PERUSAHAAN
Setiap perusahaan atau bisnis pasti memiliki tujuan. Anda tulis secara spesifik visi dan misi bisnis Anda di sini. Anda bisa juga memulainya dengan menulis visi bisnis Anda.
Visi adalah tujuan besar atau tujuan utama yang ingin Anda raih lewat bisnis Anda. Misi adalah tujuan-tujuan lebih kecil yang bertujuan untuk mencapai visi bisnis Anda.

ANALISA PRODUK/JASA DALAM BISNIS ANDA
Di sini Anda harus menjelaskan secara detail tentang produk atau jasa yang Anda jual. Jelaskan juga kapasitas produksi Anda dalam sebulan seberapa banyak, dan bagaimana strategi yang akan Anda lakukan untuk memenuhi target produksi Anda. Jangan lupa juga untuk menjelaskan kelebihan produk Anda yang tidak dimiliki oleh pesaing lain.

TARGET MARKET BISNIS ANDA
Di bagian ini Anda harus menjelaskan secara spesifik target market Anda seperti apa. Anda jelaskan berapa umur target market yang akan Anda tembak, mereka berasala dari wilayah mana,  daya belinya seberapa besar, hingga bagaimana kehidupan sehari-hari mereka. Jika customer Anda kebanyakan berada di pusat perbelanjaan, Anda jelaskan pusat perbelanjaan yang seperti apa. Jika customer Anda berasal dari internet, jelaskan secara rinci berapa jumlahnya dan bagaimana kebiasaan mereka dalam menggunakan internet. Anda harus mampu menganalisa dan memprediksi perkembangan pangsa pasar Anda. Jika pangsa pasar Anda terus meningkat jumlahnya dari tahun ke tahun, maka bisnis Anda adalah bisnis yang sangat potensial dan mampu menarik perhatian investor untuk memberikan modal.
Dari analisa target market ini nantinya Anda bisa mengambil keputusan untuk strategi marketing yang akan Anda gunakan.


STRATEGI PEMASARAN YANG AKAN ANDA GUNAKAN
Setelah Anda membuat analisa target market, Anda bisa mengambil keputusan bagaimana strategi marketing yang akan Anda buat untuk memasarkan produk Anda. Misalnya dari analisa target market di atas, Anda menemukan data bahwa market potensial Rukmi Batik ada di Instagram, maka selanjutnya Anda harus membuka toko online di Instagram dan memasarkan produk Anda di sana setiap hari.
Di bagian ini juga Anda harus menjelaskan bagaimana strategi promosi yang bisa Anda gunakan untuk memikat konsumen dan mengalahkan pesaing Anda. Misalnya dengan promo double diskon, giveaway, special member, dan sebagainya.

ANALISA KEUANGAN
Bagian terpenting dalam Bussiness Plan. Jika di bagian ini Anda sudah salah, maka ke depannya bisnis Anda akan semakin salah. Karena itu pastikan Anda teliti dan realistis dalam menyusun analisa keuangan.
Dalam analisa keuangan ini nantinya Anda akan menulis berapa saja biaya (modal) yang Anda butuhkan untuk memulai bisnis Anda, yang mencakup :
-            Biaya produksi
-            Biaya marketing
-            Biaya sewa tempat untuk usaha (bila ada)
-            Pengadaan alat untuk usaha (termasuk alat produksi, komputer, dan alat tulis kantor jika ada)
-            Biaya transportasi
-            Gaji tim (termasuk gaji Anda sebagai direktur dan gaji karyawan-karyawan Anda)
Setelah Anda menemukan total biaya yang harus Anda keluarkan untuk memulai bisnis Anda, selanjutnya tugas Anda adalah menghitung BEP (Break Event Point). Break Event Point ini berguna untuk menentukan kapan bisnis Anda akan balik modal / impas (total penjualan sudah mampu menutup total biaya start up atau modal).
Setelah bisnis Anda mencapai BEP, bulan-bulan selanjutnya bisnis Anda tinggal menghasilkan keuntungan. Biasanya, semakin cepat BEP Anda raih, semakin tertarik investor dalam menanamkan modalnya.

PROYEKSI OMSET DAN PROFIT
Setelah Anda membuat analisa perhitungan total modal dan BEP, tugas selanjutnya bagi Anda adalah membuat proyeksi omset dan profit untuk bulan-bulan berikutnya. Cara membuat proyeksi omset dan profit :
-          Anda tentukan target produksi untuk bulan-bulan berikutnya setelah BEP
-          Anda hitung biaya operasional yang diperlukan untuk produksi dalam sebulan
-          Anda buat jumlah target penjualan setiap bulan
-          Dari sini Anda bisa menghitung omset setiap bulan
-          Setelah itu kurangi jumlah omset dengan biaya operasional (termasuk biaya produksi, gaji karyawan setiap bulan, tagihan lisrik air,  dan biaya marketing) agar Anda bisa menentukan profit yang dihasilkan berapa.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar