Manusia Dan Penderitaan
Mohamad Yusuf
UNIVERSITAS GUNADARMA
Ahmad Nasher
Setiap manusia yang hidup di dunia pasti pernah merasakan penderitaan.
Baik itu ringan atau berat. Hidup tidaklah selalu bahagia tuhan memiliki
caranya sendiri untuk mengukur sebarapa kuat iman kepadanya. Hidup di duniapun
tidak selalu menderita, sedih, ataupun susah.
Terkadang saat manusia terlalu
terbuai dengan kesenangan duniawi manusia akan melupakan batasan-batasan yang
ada sehingga tuhan akan memberikan cobaan untuknya yang membuatnya menderita.
Penderitaan selalu datang tak
terduga, manusia takkan pernah tau kapan , jam berapa, menit keberapa, dan detik keberapa
penderitaan akan datang menghampiri hidupnya. Manusia hanya perlu menjalani
hidupnya dengan sebaik baiknya dengan aturan yang berlaku dan sesuai kepercayaan
yang ia anut.
Penderitaan biasanya di sebabkan oleh siksaan. Baik fisik ataupun
jiwanya.Siksaan atau penyiksaan (Bahasa Inggris: torture) digunakan untuk
merujuk pada penciptaan rasa sakit untuk menghancurkan kekerasan hati korban.
Segala tindakan yang menyebabkan penderitaan, baik secara fisik maupun
psikologis, yang dengan sengaja dilakukkan terhadap seseorang dengan tujuan
intimidasi, balas dendam, hukuman, pemaksaan informasi, atau mendapatkan
pengakuan palsu untuk propaganda atau tujuan politik dapat disebut sebagai
penyiksaan. Siksaan dapat digunakan sebagai suatu cara interogasi untuk
mendapatkan pengakuan. Siksaan juga dapat digunakan sebagai metode pemaksaan
atau sebagai alat untuk mengendalikan kelompok yang dianggap sebagai ancaman
bagi suatu pemerintah.Arti siksaan, siksaan berupa jasmani dan
rohani bersifat psikis, kebimbangan, kesepian, ketakutan.
Siksaan Yang Sifatnya Psikis
:
Kebimbangan memiliki
arti tidak dapat menetukan pilihan mana yang akan dipilih.
Kesepian merupakan
rasa sepi yang dia alami pada dirinya sendiri / jiwanya walaupun ia dalam
lingkungan orang ramai.
Ketakutan
adalah sebuah sesuatu yang tidak dinginkan yang dapat
menyebabkan seseorang mengalami siksaan batin. Bila rasa takut itu dibesar –
besarkan tidak pada tempatnya, maka disebut sebagai phobia.
penyebab seseorang
merasakan ketakutan, antara lain:
1. Claustrophobia
dan agrophobia adalah rasa takut terhadap ruangan tertutup.
2. Gamang adalah
rasa takut akan tempat yang tinggi.
3. Kegelapan adalah
rasa takut bila seseorang berada di tempat gelap.
4. Kesakitan merupakan
ketakutan yang disebabkan oleh rasa sakit yang akan dialami.
5. Kegagalan ketakutan
dari seseotang disebabkan karena merasa bahwa apa yang akan dijalankan
mengalami kegagalan.
Setiap manusia pasti mengalami penderitaan, baik secara berat
ataupun ringan. Penderitaan adalah bagian kehidupan manusia yang bersifat
kodrati. Karena itu terserah kepada manusia itu sendiri untuk berusaha
mengurangi penderitaan itu semaksimal mungkin, bahkan menghindari atau
menghilangkan sama sekali. Manusia adalah makhluk berbudaya, dengan budayanya
itu ia berusaha mengatasi penderitaan yang mengancam atau dialaminya. Hal ini
membuat manusia itu kreatif, baik bagi penderita sendiri maupun bagi orang lain
yang melihat atau mengamati penderitaan.
Penderitaan dikatakan sebagai
kodrat manusia, artinya sudah menjadi konsekwensi manusia hidup, bahwa manusia
hidup ditakdirkan bukan hanya untuk bahagia, melainkan juga menderita. Karena
itu manusia hidup tidak boleh pesimis, yang menganggap hidup sebagai rangkaian
penderitaan. Manusia harus optimis, ia harus berusaha mengatasi kesulitan
hidupnya. Allah berfirman dalam surat Arra’du ayat 11, bahwa Tuhan tidak akan
merubah nasib seseorang kecuali orang itu sendiri yang berusaha merubahnya.
Pembebasan dari
penderitaaan pada hakekatnya meneruskan kelangsungan hidup. Caranya ialah
berjuang menghadapi tantangan hidup dalam alam lingkungan, masyarakat sekitar,
dengan waspada, dan disertai doa kepada Tuhan supaya terhindar dari bahaya dan
malapetaka. Kita sebagai manusia hanya bisa merencanakan namun yang Tuhanlah
yang yang menentukan hasilnya.
Pengaruh
Penderitaan Terhadap Kelangsungan Hidup Manusia
Penderitaan mungkin akan memperoleh pengaruh bermacam-macam dan sikap dalam
dirinya. Sikap yang timbul dapat berupa sikap positif ataupun sikap negative.
Sikap negative misalnya penyesalan karena tidak bahagia, sikap kecewa, putus
asa, ingin bunuh diri. Sikap positif yaitu sikap optimis mengatasi penderitaan
hidup, bahwa hidup bukan rangkaian penderitaan, melainkan perjuangan membebaskan
diri dari penderitaan, dan penderitaan itu adalah hanya bagian dari kehidupan.
Orang yang merasa dirinya menderita akan mendapat
tekanan dari dalam jiwanya dan rasa malu. Tak jarang banyak manusia yang ingin
mengakhir hidupnya karena tidak kuat menopang siksaan dalam hidupnya. Ini
terjadi di karenakan kekalutan mental. Kekalutan
mental merupakan suatu keadaan dimana jiwa seseorang mengalami kekacuan
dan kebingungan dalam dirinya sehingga ia merasa tidak berdaya.
Gejala- gejala permulaan pada
orang yang mengalami kekalutan mental sebagai berikut :
a)
Fisiknya sering merasa pusing, sesak napas, demam dan nyeri pada lambung.
b)
Jiwanya sering menunjukkan rasa cemas, ketakutan, patah hati, apatis (kurangnya
emosi, motivasi, atau antusiasme).
Terkadang
kekalutan mental bisa berujung pada gangguan jiwa dikarenakan
kepribadiaan yang lemah akibat kondisi jasmani atau mental yang kurang sempurna
sehingga orang tersebut merasa rendah diri.
Macam-macam
penderitaan dalam kehidupan sehari-hari :
1.Anak – anak
Akhir – akhir ini banyak sekali
terjadi penderitaan pada anak di sekolah. Seperti menjadi korban bullying,
bahkan menjadi korban seksual. Sekolah yang harusnya memberikan rasa nyaman
untuk anak tetapi malah memberikan rasa yang ditakuti anak.
Anak-anak dijadikan sebagai sumber
pencari uang bagi orang tuanya atau exploitasi anak juga merupakan sebuah
penderitaan bagi anak tersebut. Tidak sedikit yang melakukan exploitasi anak
dibawah umur. Penderitaan jasmani dan psikis akan dialami oleh anak tersebut.
2. Remaja
Banyak remaaja wanita jaman sekarang yang hamil
diluar nikah. Itu juga merupakan suatu penderitaan. Dimana ia harus menerima
dan merawat bayi yang dikandungnya sementara ia masih mengenyam bangku
pendidikan. Belum lagi jika pihak laki tidak mau bertanggung jawab dan lari
begitu saja.
Namun penderitaan yang paling besar
yang dialami para remaja ialah narkoba dan penyakit mematikannya aids. Dimana
mereka para remaja oda “orang dengan aids” banyak menerima perlakuan yang tidak
baik dimata masyarakat dan lingkungan sekitar. Dan ini juga menjadi penderitaan
seseorang tersebut.
3. Orang
Dewasa atau Orang Tua
Susahnya mencari pekerjaan dan harga
sembako yang semakin meningkat drastis, membuat orang tua atau orang dewasa
yang sudah berkeluarga terkdanag harus berpikir keras bagaimana untuk meafkahi
kelurganya. Ini juga merupakan suatu penderitaan yang diterima secara batin.
Selain itu KDRT juga menjadi
penderitaan bagi orang dewasa atau orang tua yang sudah berkeluarga. Kdrt
merupakan salah satu penderitaan secara fisik yang dialami oleh seseorang.
Kesimpulan :
Setiap
manusia pasti pernah mengalami penderitaan baik itu penderitaan yang ringan
maupun penderitaan yang berat,kita hidup di dunia tidaklah selalu bahagia.Penderitaan
dating secara tibatiba,kita tidak akan tau datang penderitaan tersebut.Kita
sebagai manusia harus menjalani hidup dengan sebaik-baiknya dengan menjalani
aturan dan menjahui larangannya sesuai Agama kita masing-masing
Referensi
: https://rrachman.wordpress.com/2013/10/15/ibd-manusia-dan-penderitaan/
https://terangsaja.wordpress.com/2014/12/28/contoh-contoh-bentuk-penderitaan-siksaan-dan-kekalutan-mental-dalam-kehidupan-sehari-hari-tulisan-iii/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar